Main cast :
Nam woohyun (INFINITE)
Park chorong ( A PINK)
Kim sunggyu
Other cast :
Kim myungsoo (INFINITE)
Lee sungyeol (INFINITE)
Genre : sad , romance
Summary : “aku yang selalu menunggu mu disini , tapi kenapa kau tidak kunjung datang ? dan tanpa kau sadari , kau sudah membuatku untuk menunggu mu lebih lama lagi .”
Ket : huruf yang bercetak miring , itu ucapan dalam hati . kalau yang bercetak miring sama bergaris bawah ,, itu artinya pesan /sms . nde!
Mian kalo ada yang typo happy reading!
Baca chapter ini , biar lebih baper :v sambil dengerin lagu only tears . kalau nggk lagu sedih lainnya.
********agyrophobia chapter 2********
_woohyunPOV
Ditepi jalan , aku duduk dan hanya menatap chorong yang sedang mencoba untuk menahan tangisannya dan mencoba untuk tersenyum , dia tersenyum tapi bagiku itu adalah senyuman paling menyakitkan yang pernah aku lihat .
Aku mencoba untuk memecah keheningan disini , dengan cara membuka sebuah topik pembicaraan
“bagaimana dengan rencana mu tadi?”
“huaaaaa” chorong menangis , dia menangis sangat kencang sehingga orang-orang disekitar menatap kearah kami
“mian chorong-a , seperti nya aku salah bicara”
Aku mencoba untuk membuat chorong tidak menangis lagi tapi , chorong malah makin memperbesar volume suara nya “huaaaa”
“kau apakan pacarmu?”
“any ahjumma , dia itu sedang..”
Belum selesai bicara , tapi ahjumma ini sudah menarik telingaku . dan rasanya sangat sakit -_-
“aaaa!! Ahjumma lepaskan” teriakku
“hahaha” chorong tertawa
“kau menyukainya? Baiklah” Ahjumma jahat ini makin menarik telingaku .
“omo ! lepaskan ahjumma!!!”
“lepaskan ahjumma , aku sudah baikkan . kamsahamida” ucapan chorong membuat ahjumma ini melepaskan tangan nya dari telingaku dan pergi
“kau puas?” ucapku sambil mengelus (?) telingaku yang mulai memerah ini .
“seharusnya aku foto kejadian tadi , ekspresimu lucu! Haha!”
Chorong tertawa , ya walaupun dia tertawa jahat tapi yang penting dia tertawa . apa sekarang saja aku menyatakan perasaan ku padanya? Any ,any . pasti dia masih ingat kejadian tadi bersama gyu hyung . baiklah aku akan mengatakannya lain waktu .
“woohyun-a!” teriakan itu membangunkanku dari lamunanku
“nde?”
“kau tidak mau pulang? Ini sudah malam”
***
_otherside
“kemana mereka? Apa, apa kita ditinggal?!” sungyeol panik sendiri
“dompetku , dompetku ada diloker!!” myungsoo tak kalah panic
“tenang saja, pakai uangku dulu”
“baguslah”
Lega? Tentu saja tidak , sungyeol membawa dompet ,, tapi isinya? Tidak ada selembarpun uang disana , hanya terdapat sebuah foto yeoja yang sedang ditaksir sungyeol .
“otthoke??” mereka mengucap bersamaan .
Hening .
***
_woohyunPOV
Sudah dua minggu semenjak kejadian itu , chorong berubah .. sangat berubah. Dia sudah jarang pergi rapat dan juga sudah tidak curhat denganku mengenai gyu hyung . dia masih ceria dan juga periang .., tapi aku merasa dia bukan chorong . dia chorong yang lain.
“chorong-a!” panggil gyu hyung
“wegure hyung?”
“nanti temani aku mengantarkan uang ini”
“..” chorong hanya membalas dengan sebuah anggukan mungil .
Aku melihatnya dengan sangat heran , kenapa gyu hyung harus menyuruh chorong ? bukankah sekertarisnya ada? Dan kenapa bukan aku? Kenapa harus chorong? . banyak pertanyaan yang berada dibenakku sekarang .
SKIP
“kaja kita berangkat”
“kaja”
“gyu hyung! Chorong-a!”“
“wegure woohyun-a?” chorong kaget karna tiba-tiba aku datang
“aku ingin ikut kalian , apa tidak boleh?”
“..” gyu hyung diam dan melanjutkan langkah kakinya
Ini semakin membuatku penasaran , sikap gyu hyung aneh akhir-akhir ini .
***
Ini dia , yang aku takutkan akhirnya datang , kita akan menyebrang . keringat dingin mengalir deras dan juga ketakutan ini datang lagi . aku menggenggam kuat tangan chorong dan sepertinya chorong menyadari phobiaku sedang kambuh sekarang,
“guenchana woohyun-a , aku ada disini” chorong menggenggam kuat tanganku
“kenapa kalian berhenti?” Tanya gyu hyung
“any , kaja kita jalan” kata chorong
“chorong-a,,”
“kalau kau takut , kau tutup saja matamu”
Kejadian itu terulang , kejadian malam itu . saat chorong menutup mataku dengan tangannya yang hangat , dan benar saja .. rasa takut ini hilang begitu saja .
Gyu hyung melihat kami dengan tatapan heran dan juga bingung.
“guenchana woohyun-a?” Tanya gyu hyung , mungkin karna dia melihat muka ku yang sekarang mungkin sudah seperti mayat hidup
“guenchana , kaja nanti kita terlambat”
Kami melanjutkan perjalanan , ada yang berbeda . aku merasa hangat , dan ternyata .. tanganku dan chorong masih saling menggenggam erat .
“lepaskan woohyun-a”
“shirreo”
Chorong masih mencoba melepaskan tangannya dari tanganku tapi aku malah mengeratkan peganganku .
“aku tidak akan melepaskan mu chorong-a , aku takut kau akan menjadi milik namja lain . seperti namja yang sedang berada didepanku sekarang . kim sunggyu” ucapku dalam hati
***
_SunggyuPOV
“gyu hyung , siapa yang akan mengantarkan uang ini?”
“kau saja yang masuk , aku dan chorong akan tunggu disini”
Woohyun sepertinya tau maksud ku , tapi dia pura-pura tidak tau dan memilih mengikuti alur permainan ku ini .
“chorong-a , aku kebelakang panti dulu”
“…” chorong hanya membalas dengan sebuah anggukan mungil
***
_ChorongPOV
Hening , itulah yang menyelimuti suasana disini .. kemana pergi nya gyu hyung dan woohyun? Kenapa mereka berdua itu lama sekali .
Hingga akhirnya sebuah deringan ponsel membuat keheningan ini pecah
From : sunggyu hyung
Temui aku di belakang panti
To : sunggyu hyung
“ada perlu apa hyung?”
From : sunggyu hyung
“datang saja”
Aku ikuti permintaan gyu hyung untuk kebelakang panti , walaupun dibenakku masih ada segunduk pertanyaan .
***
_SunggyuPOV
Aku duduk disini , sambil Menunggu kedatangan seorang yeoja yang waktu itu telah aku sakiti perasaan nya .
“gyu hyung..” lirih chorong .
Mendengar suara lembut itu , aku langsung berdiri dan memeluk nya .. entah yang aku lakukan ini benar atau salah , tapi yang jelas aku ingin memeluk nya . memeluk badan dingin chorong .
“chorong-a.. mian karna sudah menyakiti mu waktu itu , mian karna aku sudah menghancurkan perasaan mu waktu itu , dan mian .. karna aku sudah membohongi mu dan bahkan membohongi perasaan ku sendiri”
Pelukan hangat ini cukup lama , hingga aku merasa bahwa baju ku basah
“chorong-a , jangan menangis . jaebal”
Entah setan apa yang merasukiku , aku tiba-tiba mencium kening chorong , mencium nya dengan lembut .
Setelah aku menciumnya , chorong memelukku . memelukku dengan sangat erat , sepertinya dia sudah memaafkan ku dan sekaligus menerimaku .
“gomawo , bany gomawo chorong-a”
***
_otherside
_woohyunPOV
sudah lebih dari 30 menit aku duduk dibawah pohon ini , menunggu dua orang yang entah akan datang atau tidak .
“woohyun-a!”
“kemana saja kau?! Kau tau aku sudah menunggumu lama sekali disini , mungkin aku sudah menghabiskan separuh halaman novel ku!”
Aku mengomel ke chorong , tapi sepertinya dia malah senyum-senyum dan tidak mendengarkanku .
“kau tau woohyun-a?! aku dan gyu hyung sudah…”
“pacaran” ucap gyu hyung yang tiba-tiba datang .
Gyu hyung menyambung kata-kata chorong tadi . aku masih diam tanpa kata , masih mencoba mengartikan kata “pacaran” ,.
“wahh daebak! Chukka chukkae!” . Aku mencoba untuk setenang mungkin
“kaja! Aku akan mentraktirmu makan ice cream”
“any chorong-a , aku pulang saja .. nanti eomma marah”
“tapi kan..”
“sudah kaja rongie-a” gyu hyung menarik tangan chorong
“rongie-a? apa itu panggilan sayang?” runtuk woohyun dalam hatinya
“Aku yang selalu menunggu mu chorong-a , tapi kenapa akau tidak kunjung datang ! dan kenapa kau malah tambah menjauh?! We ! we!!!”
Aku berteriak ditempat sunyi ini, mengeluarkan semuanya . semua yang aku pendam selama ini.. mungkin yang hanya bisa mengerti keadaan ku sekarang adalah pohon dibelakang ku ini .
Tes.
“ige mwoya? Apa hujan? Kenapa ada air disini?”
Itu bukan hujan , melainkan air mata . air mata ku sendiri
***
_At kedai ice cream
“seharusnya kita ajak woohyun , dia itukan penggila ice cream” ucap chorong
“penggila ice cream?”
“nde oppa , dia itu sangat suka sekali sama yang namanya ice cream ,, dulu saat aku dan woohyun masih sekolah dasar..”
Flashback on
_authorPOV
Chorong dan woohyun jalan dengan terhuyung-huyung , mungkin karna lelah habis pulang sekolah.
“kita duduk disini dulu lah” woohyun menaruh tas nya di bangku pinggir jalan seoul
“hmm” chorong hanya mengikuti woohyun
“cha ,, kau haus kan?” woohyun menyodorkan air minumnya
“jadi setiap hari kau bawa air minum ?! pantas kau tidak pernah kehausan ! dan ,, dan kenapa kau tidak membaginya dengan ku!”
Setiap kali chorong mengomeli woohyun , yang woohyun lakukan hanya cengar cengir .
“ike mwoya?” woohyun mengambil selembaran yang ada disampingnya
“molla .. coba baca”
“omo! Ini ice cream!! Enak-enak sekali!!!!! Kau lihat yang ini?!! Ini banyak kacang almond nya ! pasti enak!”
Woohyun kalau sudah melihat yang namanya ice cream , dia akan teriak-teriak sendiri dan heboh sendiri
“itu sangat mahal , kau tidak akan mampu membelinya”
Senyuman di wajah woohyun menghilang “iya juga,, kalau aku meminta uang ke eomma untuk beli ice cream .. pasti tidak diberikan”
“lalu bagaimana caranya woohyun beli ice cream itu?” myungsoo memotong ucapan chorong
“myungsoo sedang apa kau disini?” Tanya gyu hyung
“sebenarnya aku sedang kencan dengan yeoja ku , tapi dia malah memutuskan ku .. yasudah” jawab myungsoo santai
“dasar playboy mermuka dingin”
“mwo?! .. ya! Kalian sedang apa disini? Apa kalian sudah pacaran?”
“sudah” tegas gyu hyung terus terang
“jinjja? Yess!! Aku dapat ice cream gratis!” teriak myungsoo lalu memesan
“ice cream mocca!”
“cha, ayo lanjutkan ceritanya”
“sungyeol-ra?” sekarang myungsoo yang terkejut
“we? Aku bekerja disini . ayo cepat lanjutkan ceritanya., aku penasaran dengan masa lalu nya idol sekolah”
“hapus saja harapan mu untuk membeli ice cream”
“any! Aku akan membelinya ! dan membelikan nya untuk mu juga!”
“aku janji” ucap woohyun sambil mengangkat tangan nya
Mendengar ucapan woohyun barusan .. chorong diam .
“kaja kita pulang”
“kau pulang duluan saja”
“kau mau kemana?”
“aku mau ke suatu tempat dulu , kau pulang duluan saja”
“oke, hati-hati woohyun-a!”
Dan akhirnya kami berjalan pelan dan saling berlawanan arah .
***
“ayolah ahjussi , izinkan aku mengantarkan Koran-koran itu!” rengek seorang namja sambil mengeluarkan senyuman nya yang ,mengandung bahan radioaktif (?) yang mampu membuat orang pingsan .
“tidak bisa , kau ini baru kelas 4 sd”
“aish jinjja , ayolah ahjussi”
“baiklah , tapi kau sanggup kan? Koran ini jumlah nya tidak sedikit”
“NDEEE!! Aku sanggup!”
“tadi siapa namamu?"
“NAM WOOHYUN!” teriak woohyun antusias
“nah hyunwoo…”
“woohyun ahjussi..”
“ah , iya woohyun . kau besok datang kesini jam 5 pagi”
“nde! Kamsahamida ahjussi! Aku akan kesini besok pagi , “ woohyun pergi meninggalkan tempat itu.
“jangan sampai terlambat hyunwoo-a!”
“nde! Ahjussi juga jangan lupa namaku woohyun! Bukan hyunwoo!” teriak woohyun dari jauh , yang membuat ahjussi itu mengembangkan sebuah senyuman manis .
SKIP
Disebuah pagi yang dingin , woohyun pelan-pelan mengeluarkan sepeda nya dari gudang dan menuju toko ahjussi yang kemarin dia temui .
“ahjussi!”
“ah hyunwoo-a . kau datang tepat waktu”
“mana korannya ahjussi?!”
“kau bersemangat sekali pagi ini , memangnya uang yang akan kau dapat dari hasil mengantar Koran itu untuk apa?”
“untuk sahabat ku , aku akan membelikan nya ice cream kacang almond”
“nah , kau antar ya”
“NDE!”
Dengan kaki kecilnya , woohyun menggoes sepeda nya perlahan . melewati satu persatu rumah , dan melemparkan Koran dengan tangan kecilnya . phobia woohyun? Dia tidak perlu khawatir .. karna woohyun menghantarkan koran nya di daerah gang saja ,, jadi tidak harus menyebrangi jalanan yang besar .
SKIP
Woohyun pulang kerumah setelah dia menghantarkan Koran . woohyun sangat bersemangat karna hari ini dia akan membelikan chorong ice cream .
***
-Dijalanan besar kota seoul -
Terdapat namja yang sedang duduk menunggu seseorang dengan sebuah senyuman lebar nan manis .
“chorong-a!”
“kau masih belum bisa menyebrang?”
“kau tau? Aku sudah mendapatkan uang nya! Nanti setelah pulang sekolah , kita akan makan ice cream!”
“mwo? Kau sudah mendapatkan uang nya? Cepat sekali?! Apa kau mencuri?”
“HEY! Aku ini nam woohyun yang baik hati , jadi tidak mungkin aku mencuri .. aku mendapat uang nya dari menghantarkan Koran tadi pagi .. walaupun aku ini pembohong ulung (ini asli sifat woohyun oppa:v wwk) tapi yang aku katakan ini jujur!”
Setelah mengatakan itu , woohyun berharap bahwa dia akan mendapatkan sebuah pujian , tapi nihil .. chorong hanya biasa saja .
“sudahlah kaja , kita akan terlambat”
***
SKIP jam pulang sekolah
Woohyun menunggu didepan kelas chorong , dia sangat bersemangat hari ini . karna sebentar lagi dia akan merasakan rasa ice cream dambaan nya itu ..
“chorong-a!”
“ya! Kau mengagetkan ku!”
“hehe mian,, kajja kita berangkat” woohyun menarik tangan chorong
“woohyun! Pelan-pelan jalannya!!”
Woohyun dan chorong pergi kerestoran itu , tapi ada kejadian kecil yang chorong perbuat sehingga dapat merubah semuanya .
“apa yang kau lakukan chorong-a?!” teriak myungsoo memutus cerita chorong
“bisakah kau diam?!” sunggyeol memberikan tatapan membunuh nya .
“mian,, ayo lanjutkan” myungsoo mengeluarkan jurus andalan nya,, aegyo maut!
Flashback again?
Chorong menabrak seorang ahjussi yang sedang memakan doebboki , mungkin karna dia terlalu bahagia (?) . jadinya jas yang dikenakan ahjussi itu kotor
“casahammida ahjussi”
“kau ini?! Apa kau tau jas ini sangat mahal!”
Tiba-tiba woohyun menarik tanganku dan sekarang dia yang berada didepan , menghadapi kemurkaan(?) ahjussi itu .
“aku akan membayar uang cuci nya”
Woohyun , dia memberikan uang itu . uang yang dia dapatkan dari menghantarkan Koran .
***
Ditepi jalan yang biasa kami lewati , chorong dan woohyun duduk termenung . terukir jelas raut muka sedih di wajah woohyun .mungkin karna dia tidak jadi memakan ice cream dambaan nya itu .
“mian woohyun-a..”
Setelah chorong mengucapkan kata-kata itu . woohyun pergi . woohyun pergi meninggalkan chorong duduk disini sendiri ,
“kenapa kau sangat ceroboh park chorong?!” chorong mengomeli dirinya sendiri lalu menangis
“tidak perlu menangis chorong-a..”
“woohyun-a..”
“cha! Aku membeli ice cream almond itu , tapi Cuma satu . jadi kita makan bersama sama ya?”
Woohyun duduk lalu memakan ice cream dambaan nya itu , senyuman itu kembali .. senyuman yang sempat hilang tadi . woohyun menepati janjinya, dia akan membelikan chorong ice cream dan juga makan bersama dengan nya .. ya walaupun di tepi jalan .
Flashback off
“cerita yang bagus” ucap namja dibelakang yang sontak membuat mereka membulatkan kedua matanya .
“WOOHYUN-A!”
****************To Be Continue ****************
Gimana? Makin nggk jelas alur nya yak? Wkwk mian . author nya juga bingung dan agak pesimis ngepost nya ..
Kalau jelek boleh kok diketawain , karna kata bang dika “sesuatu akan kita pahami , kalau kita tertawai”
Gamsahamida!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar