Minggu, 07 Juni 2015

Dont forget me


author : @kiranaketrin_
comedy , romance , sadly
summary : ketika kau bersama nya , hanya ada satu kata yang akan ku ucapkan yaitu ‘merelakanmu’
enak nya kalau lagi baca sambil dengerin lagu “woohyun – time” cocok bangat wkwk

cast

nam woohyun as nam woohyun
namja yang memiliki pacar bernama shin hye , mempunyai watak yang bisa dibilang kenakan-kanakan ini , juga mempunyai sifat manja . tapi mungkin sifat itulah yang membuat hubungan nya bersama shin hye bertahan lama .



park shin hye as park shin hye
shin hye adalah seorang yang mandiri dan juga jujur . saat dia bersama pacarnya yaitu woohyun , dia sering memarahi woohyun karna seringkali woohyun menunjukkan sifat manja nya .


lee jung suk as lee jung suk
semenjak kehilangan kedua orang tuanya . dia menjadi namja yang dingin dan tertutup serta tidak suka bergaul atau berbicara dengan orang lain . bahkan dengan hyomin adiknya sendiri.

Main cast :


hyomin T ara as hyomin
wakatau di SMA nya dulu , dia dikenal dengan sebutan gumiho betina , karna dia sangat nakal dan juga bisa dibilang galak terhadap teman-teman nya bahkan guru nya .

scene pertama
“kejadian yang pernah terjadi”
Tahun 2015
-didepan pantai jeju-
Ada seorang namja yang berdiri didepan pantai , dia berkata “kejadian itu, tidak akan pernah hilang . yaitu kau mengatakan saranghe ditempat ini , dijam ini dan di hari ini . ya mungkin kalimat itu sudah bukan untuk ku lagi sekarang”

Tahun 2012
-ditaman seoul-
“aku terlambat, mianhe” kata woohyun
“apa terlambat adalah kebiasaan mu sekarang?’ kata shin hye
“mian” woohyun menunjukkan aegyo nya
“sudah lupakan , oh iya . bagaimana dengan tes mu? Apa kau masuk?” Tanya shin hye
“entahlah , nanti hasilnya diberitahu lewat telfon” kata woohyun
“tenang saja,, kau pasti masuk” kata shin hye
“kau enak sudah diterima , nega?”
“kau pasti masuk” kata shin hye meyakinkan pacarnya itu
“kalau aku tidak masuk , apa kita masih pacaran?” Tanya woohyun
“memang siapa pacarmu?” shin hye lari
“mwo? Dugu?!” woohyun mengejar nya

-dirumah jung suk-
“jung suk-a , kaja makan” teriak halmeoninya
“..” jung suk mengambil buku nya lalu pergi ke meja makan
“ya! Bisakah kau tinggalkan buku mu itu?! Setiap kemana-mana pasti kau bawa” teriak hyomin
“kau yang sopan dengan hyungmu!” halmeoni nya memukul hyomin dengan sendok
“aww” kata hyomin
“kaja makan ,,” halmeoni nya menaruh telur ke mangkuk jung suk
“gomawo” kata jung suk

-malam harinya dirumah woohyun-
“kau belum ditelfon juga?” Tanya omma nya
“belum” nada tidak bersemangat
“sudahlah, sepertinya kau ti..” omma nya berhenti berbicara karna telfon woohyun berbunyi
“yeobseo?’ lagi-lagi dengan nada malas
“apa ini nam woohyun? Kami dari university of seoul”
“te! Ini nam woohyun”
“kau lulus tes masuk”
“cincah?! Omo,, kamsahamida!” teriak woohyun kegirangan
“omma-ne , woohyun diterima!!” woohyun langsung memeluk ibunya itu
“taingita” kata omma nya
“aku akan segera memberitau shin hye” woohyun langsung memberitau kekasihnya itu

-dikamar shin hye-
“siapa yang menelpon malam-malam begini” shin hye mengangkat telfon nya
“aku diterima masuk!!” teriak woohyun
“bisakah kau pelankan suaramu? , lagipula kau hanya sedang beruntung” kata shin hye
“ya! Yang penting aku satu universitas dengan nyonya hyun” kata woohyun
“..” shin hye hanya senyum-senyum
“yasudah , selamat malam nyonya hyun” woohyun menutup telfonnya
“gembira sekali dia” shin hye melanjutkan tidur nya

-keesokan paginya di university of seoul-
“daebak, aku bersebelahan dengan pacarku?!” teriak woohyun
“pelankan suaramu” kata shin hye
“baik nyonya hyun” woohyun duduk
Dan jung suk serta adiknya hyomin pun masuk
“hey, kau tau dia siapa?” kata ki soo
“kau sendiri siapa?” woohyun kaget karna tiba-tiba ki soo mengajaknya bicara
“oh, mian aku lupa memperkenalkan diri , nega ki soo , kang ki soo” sambil mengajak bersalaman
“nega woohyun , nam woohyun” memegang tangan ki soo untuk bersalaman
“kau tau dia siapa?” kata ki soo
“any , dugunde?” Tanya woohyun
“dia itu jung suk , lee jung suk . dia wakatau di SMA tidak pernah berbicara dengan siapapun” kata ki soo
“we? Dia bisu?” kata woohyun bercanda
“any , tapi sepertinya dia mempunyai gangguan mental” kata ki soo
“yang perempuan itu dugu?” kata woohyun
“jangan menatap matanya! Dia itu adiknya jung suk . sang gumiho!” ki soo menutup matanya woohyun
“gumiho?! Maksudmu dia bukan manusia?!” teriak woohyun
“sust . pelankan suaramu ,, dia itu dijuluki gumiho karna dia sangat-sangat-sangat galak” kata ki soo
“ohh,, tapi dari mana kau tau tentang mereka berdua?” woohyun melepaskan tangan ki soo darinya
“aku kan satu SMA dengan mereka” kata ki soo
Pak park pun masuk .,
“nah kau tau guru itu siapa?” kata ki soo
“ya! Bagaimana aku bisa tau?! Ini kan hari pertama masuk!” teriak woohyun
“apa pelajaran matematika ini , sudah kalian anggap mudah?” Tanya guru itu
“…” woohyun dan ki soo diam
“kalian berdua yang dibelakang!”
“te? Sim” kata mereka berdua
“kalian keluar sekarang” kata guru itu
“tapi kan..” kata woohyun
“nawa!”
Woohyun dan ki soo keluar kelas
-diluar kelas-
“gara-gara kau aku jadi..” woohyun belum selesai bicara , ki soo sudah berlutut “mian, mian ,mian”
“hey,, guenchanta. Karna kau aku jadi bisa santai sampai jam makan siang” kata woohyun
“wahh , ternyata kau nakal juga” kata ki soo
“hahahaha” mereka berdua tertawa
Dari dalam kelas , jung suk keluar . dan duduk dibangku depan kelas sambil membaca sebuah buku tapi sepertinya itu bukan buku pelajaran
“kenapa dia tidak mengikuti pelajaran?” woohyun bertanya-tanya
“bola..” kata ki soo
Dan sekarang yang keluar adalah shin hye
“lah? Kau keluar? We?” kata woohyun
“aku malas, pelajarannya membuatku mengantuk” kata shin hye
“kau keluar karna aku diluar kan?” kata woohyun
“any!” teriak shin hye membantah
“ya. Woohyun-a , duguya?” Tanya ki soo
“dia park shin hye, pacarku” kata woohyun
“cantik juga” ki soo mengajak shin hye bersalaman
“gomawo” shin hye menjabat tangan ki soo
-jam pelajaran pak park pun selesai , jadi mereka masuk ke dalam kelas lagi untuk mengikuti pelajaran selanjutnya-
Dosen lain pun masuk
“ya.. kang ki soo” panggil woohyun
“we?”
“apa dosen kali ini galak?” kata woohyun
“any, , dia bu lee guru  sastra” kata ki soo
“hufftt ,, taingita” kata woohyun
Bu lee pun menjelaskan mata pelajarannya
“untuk tugas rumah , kalian akan mengerjakan nya secara kelompok” kata bu lee
“kelompok pertama ; lee jung suk , park shin hye , nam woohyun lalu hyomin” kata bu lee
“sangsanyim! Bolehkan aku masuk kelompok satu?!” kata ki soo
“siapa yang mau satu kelompok dengan mu?” kata woohyun
“ohh..itu menyakitkan” kata ki soo
“kang ki soo , kau ada dikelompok dua “ jelas bu lee
*bel pulang sekolah pun berbunyi*
“apa yang mau kita teliti?” Tanya woohyun
“…” semuanya diam
“bagaimana kalau pulau jeju” usul shin hye
“pulau jeju ? we?” kata woohyun bingung , kenapa harus pulau itu
“kau jangan banyak Tanya . lakukan saja” kata jung suk
“ish. Seikya!” kata woohyun dalam hati
-mereka sudah sampai dipulau jeju-
“kita bagi-bagi tugas, kau dan hyomin memotret saja” kata jung suk
“hah?! Dengan nya?!” teriak woohyun
“we? Kau keberatan?!” teriak hyomin
Karna takut jadi woohyun hanya jawab “any, lalu kalian berdua?”
“aku dan jungsuk akan mengumpulkan informasi tentang pulau ini” kata shin hye sebari mengambil buku dan pulpen
“sudah kaja , jangan buang-buang wakatau” kata jung suk
“kenapa aku harus bersama dengan GUMIHO ini?” kata woohyun dalam hati
“mwo?!” teriak hyomin karna merasa ditatap oleh woohyun
“sudah  , kau berdiri disitu . pali!” teriak hyomin
“aku modelnya?” kata woohyun
“cepat!’ teriak hyomin
“aku harus tersenyum atau bagaimana?” Tanya woohyun
“coba tersenyum!” teriak hyomin
“tersenyum?” Tanya woohyun
“te!” woohyun lalu tersenyum dan sepertinya hyomin terpaku melihat woohyun
“sudah belum?” teriak woohyun
“…” hyomin masih diam
“ya! Disini dingin!” kata woohyun
“coba gaya lain” teriak hyomin , dan woohyun merubah gayanya, lagi-lagi woohyun membuat hyomin tidak bisa berkutip
“sudah?” Tanya woohyun
“sudah” kata hyomin
“coba kulihat” woohyun mendekati hyomin
“wah , daebak . aku berbakat juga menjadi model”
“ish , kaja kita foto dari sudut sana” kata hyomin
“andwe! Disana lebih bagus” woohyun menarik tangan hyomin .
-sementara itu jung suk dan shin hye-
“ish , lelah sekali” shin hye mengusap keringat nya
“aku akan beli minuman , kau tunggu disini”
“gomawo” kata shin hye
“ca” jung suk memberikan minuman ke shin hye , secara tidak sengaja ,, tangan shin hye mengenai tangan jung suk . mereka saling menatap
“kaja , kita Tanya ke ajumma itu” kata jung suk
“hmm” shin hye yang masih terkejut itu hanya mengangguk
“casahamida ahjumma” kata jung suk
“te?” kata ahjumma itu
“apa kau tau sejarah pulau ini?” kata jung suk
“pulau jeju?” kata ahjumma itu
“te!” kata shin hye
Dan ahjumma menjelaskan semuanya .
-mereka pun selesai melakukan tugas nya masing-masing-
“bagaimana? Foto-fotonya keren kan?” kata hyomin
“kenapa ada fotomu disini?’ kata shin hye
“apa foto pacarmu itu tampan?” kata woohyun
“any” kata shin hye
“mwo?! Any?! Sini kau?!” woohyun mengejar shin hye
Tentu hyomin melihat itu , namja yang sekarang sedang bercanda dengan pacarnya , ya pacarnya . baru beberapa jam lalu dia merasakan kalau dia menyukai woohyun tapi woohyun sudah menjadi milik orang lain .
Jung suk yang melihat hyomin pun bilang “do wegure?”
“any amutu . kaja kita pulang” hyomin menarik kakak nya itu ke mobil
-sekarang tinggal woohyun dan shin hye-
“apa itu indah?’ Tanya woohyun sambil menunjuk kearah matahari terbenam
“hmm”
“kau tau. Aku sangat , sangat , sangat mencintaimu” kata woohyun
“araso” kata shin hye
“lalu apa kau mencintai ku?” Tanya woohyun
“hmm , nodu saranghe” kata shin hye lalu woohyun memeluknya
Sebuah sepasang kekasih yang berdiri di bawah langit yang jingga .

Scene kedua
“sekecil-kecil nya masalah , itu tetap menjadi masalah”
-keesokan paginya dikelas-
Mereka menjelaskan tentang apa yang mereka teliti kemarin , selesai menjelaskan mereka berempat langsung duduk
‘ya.. kau keren juga di foto itu’ ucap ki soo
‘gomawopta’ kata woohyun
-jam pulang sekolah-
‘nyonya hyun , kau pulang sendiri dulu ya . aku mau bermain games dulu dengan ki soo’ woohyun meminta izin ke pacarnya itu
‘hmm’ shin hye hanya mengangguk
‘ya! Kang ki soo ! kacika!’ teriak woohyun
Shin hye tiba-tiba melihat jung suk dengan curiga karna seperti nya jung suk ingin menuju ke suatu tempat
‘mau kemana dia?’ shin hye penasaran
Setelah mengikutinya , akirnya rasa penasaran shin hye hilang . ya jung suk mengunjungi sebuah tempat . yaitu tempat anak-anak terlantar di tamping , ya sebuah panti asuhan . dipanti itu dia menjadi guru sukarela , mengajarkan anak-anak itu berbagai hal . dan jung suk melihat shin hye
‘kenapa kau bisa berada disini?’ Tanya jung suk
‘gerak-gerik mu mencurigakan ,, jadi aku ikuti kau’ kata shin hye polos
‘oppa apa dia pacarmu? Dia cantik sekali’ kata seorang anak kecil
‘eh ,any .. dia bukan pacarku’ kata jung suk
‘kalian ini cocok sekali , menikah saja lah’ kata halmeoni pemilik panti
‘hahaha’ sesisi panti tertawa termasuk jung suk
-mereka berdua pergi keluar panti dan duduk di sebuah bangku –
‘sudah lama sekali aku tidak tertawa’ kata jung suk
‘we?’ kt shin hye
‘dulu , saat umurku 8 tahun . aku dan keluarga ku berlibur ke rumah nenek ku yang ada di sini , di korea . tapi kebahagiaan dikorea tidak bertahan lama . karna ada kabar bahwa perusahaan ayahku yang diamerika itu bangkrut , tentu ayahku berangkat ke sana .tentu bersama dengan ibuku . ibuku bilang ‘jaga adikmu , ibu dan ayah akan pulang dan menjemputmu’ tapi ibuku tidak pernah kembali” jung suk menangis
‘ayah dan ibumu kemana?’ Tanya shin hye
‘pesawat yang di tumpangi ayah dan ibuku jatuh . dan sampai sekarang belum ditemukan’ kata jung suk
“mian” kata shin hye
‘guenchana , dan sekarang aku hanya ingin satu , yaitu kepulangan mereka berdua’ jung suk masih menangis
‘..’ shin hye memeluk jung suk agar lebih tenang dan sedikit hangat
-sementara itu woohyun dan ki soo-
‘katanya mau main games , kenapa malah mau kepanti asuhan?’ Tanya woohyun
“aku disuruh orang tua ku untuk mengantarkan baju-baju ini dulu , baru kita bermain games” kata ki soo
‘tapi..’
‘sudah jangan banyak Tanya , bantu aku membawa ini” ki soo memberikan woohyun dua kardus pakaian
‘ya! Aku bawa 2 dan kau hanya 1?!’ teriak woohyun
‘pinggangku sakit’ ki soo lari
‘ya! Kang ki soo!” woohyun mengejar ki soo dan tiba-tiba berhenti karna melihat shin hye yang sedang memeluk jung suk didepan panti . sampai-sampai kardus yang dia bawa terjatuh
“woohyun-a, ini bukan seperti yang kau pikirkan’ kata shin hye
‘hufft , kardus ini terlalu berat hingga terjatuh’ woohyun mengambil kardus nya dan pergi masuk
‘dia pasti salah paham’ kata shin hye
Woohyun dan ki soo keluar
‘ya! Woohyun-a!” teriak shin hye yang cukup keras dan pasti woohyun mendengarnya
‘ya! Kang ki soo kaja” woohyyun menarik ki soo pergi
“tuh kan benar dia marah’ shin hye menghela nafas
‘kalau dia mencintaimu , pasti dia akan percaya” kata jung suk

-dikamar shin hye-
‘apa aku telfon saja dan menjelaskan semuanya?’ shin hye bingung
‘any , aku akan menjelaskan nya secara langsung’ shin hye mengambil ponsel nya

-dikamar woohyun-
‘pesan dari nyonya hyun?’ woohyun membuka pesannya
Isi pesannya adalah ; ‘bisakah kita bertemu ditempat biasa?’
Woohyun bersiap-siap lalu pergi
-mereka pun bertemu-
‘kau tau , kejadian tadi itu karna jung suk sedang sedih , jadi untuk menenangkannya aku melakukan itu’ kata shin hye
‘..’ woohyun hanya diam saja
‘baiklah kalau kau tidak percaya’ shin hye merasa dirinya tidak direspon tapi dia salah , woohyun memeluknya dari belakang ‘aku akan percaya , akan selalu percaya padamu . kau tidak perlu menjelaskannya’ ucap woohyun
‘gomawo , bany gomawo’ shin hye memeluk woohyun
‘ya, ini hanya masalah kecil ‘ kata woohyun
‘masalah kecil juga tetap masalah kan?’ kata shin hye
‘sudahlah sini’ woohyun memeluk shin hye
-keesokan paginya dikelas-
‘apa masalahmu sudah selesai?’ pesan dari jung suk
‘sudah’ shin hye membalas pesannya
‘taingita’ kata jung suk
Woohyun pun masuk kelas dengan ekspresi bahagia
“ya! Apa kau tidak bilang gomawo?’ Tanya woohyun ke jung suk
“untuk siapa?’ jung suk bingung
‘kau ini! Kau kan sudah dibantu oleh nyonya hyun eh maksudku shin hye!” teriak woohyun
‘oh gomawo’ kata jung suk
‘jadi panggilan saying ke shin hye adalah nyonya hyun?” kata ki soo
‘kau bicara lagi , pulang ini kita tidak bermain games’ kata woohyun
‘main games juga aku yang bayar’ kata ki soo
‘bo?!” teriak woohyun
‘eh ,, any any . kaja duduk pak hyun” kata ki soo
*bel pulang berbunyi*
Seperti biasa woohyun pergi bermain games dengan ki soo
“shin hye-a ,, apa kau mau pulang bersama?” Tanya jung suk
“nega?” kt shin hye
‘jangan salah paham .. kau kan sudah menolongku . jadi aku akan mengantarmu pulang” kata jung suk
“baiklah”
Didalam mobil , shin hye mengobrol dengan jung suk . saling meminta pendapat masing-masing , shin hye merasa ada yang berbeda ketika dia bersama jung suk rasa yang tidak pernah dia rasakan ketika sedang bersama woohyun . apa mungkin ?
To be continue ..
Scene kedua
“cinta yang lama tidak pernah hilang, hanya saja .. cinta yang lama ,sekarang berada di sisi hatiku yang lain”
Malam hari nya
-dirumah woohyun-
“woohyun-a , kita harus pergi” ucap eomma nya
“mwo? Kemana? Aku baru pulang masa sudah mau pergi lagi” kata woohyun sebari duduk di sofa
“ayahmu , dia sakit . jadi kita harus kesana” eomma woohyun membawa koper-koper nya
“eomma sini , biar aku yang bawa “ kata woohyun
“taruh dimobil”
‘eomma-ni” panggil woohyun
“sudah kau taruh?”
“sudah , eooma-ni sebelum aku berangkat . bolehkah aku menemui shin hye dulu?” Tanya woohyun
“hmm , jangan lama-lama pesawat nya berangkat jam 11”
“gomawo eomma-ni !!” woohyun berlari ke mobil nya
-dijendela kamar shin hye-
Tok tok tok
“siapa yang datang malam-malam begini?” shin hye yang tadi nya ingin tidur , akhirnya menunda nya
“hay nyonya hyun !!” teriak namja yang bisa dibilang hiperaktif itu , ya siapa lagi? Nam woohyun
“wegure?”
“aku mau pergi , mungkin akan lama” kata woohyun mulai serius
“kemana? Berapa lama?’ Tanya shin hye
“entahlah , aku akan ke jepang . ayahku sakit” jawab woohyun
“…” shin hye diam mendengar ucapan kekasih nya itu
Woohyun memecah keheningan “aku akan merindukan mu”
Shin hye mencium bibir tebal woohyun , woohyun hanya memejamkan matanya dan membalas ciuman itu .

Sudah 2 bulan berlalu
Semenjak woohyun pergi , shin hye dan jung suk semakin dekat . entah karna menjadi sahabat atau hal lainnya . tapi ada satu yang berubah . shin hye merasa nyaman didekat jung suk
-dikelas-
Namja itu kembali , namja yang sudah pergi selama 2 bulan itu kembali . teman-teman nya terlihat bahagia terutama yeoja-yeoja disitu , tapi tidak dengan shin hye . . dia merasa tidak terjadi apa-apa
“woohyun-a!!!” teriak sahabat nya , siapa lagi kalau bukan ki soo?
“kang ki soo!!!” teriak woohyun balik . sungguh 2 orang sahabat yang aneh
“hey , jangan memelukku” kata woohyun ‘
“kau menyakiti perasaan ku lagi” kata ki soo
“hahhaa” woohyun hanya tertawa
“nyonya hyun! Apa kau terkejut ?!” teriak woohyun
“any” jawab shin hye
“apa selama aku pergi kau kesepian?” Tanya woohyun
“apa ayahmu sudah sembuh?” Tanya shin hye
“sudah , omo… nega bogossiposo bany boggosiposo” woohyun memeluk shin hye dari belakang dan membuat yeoja-yeoja disitu iri .
“apa ini? Kenapa jantung ku biasa saja didekat woohyun? Kemana rasa gugup ketika dipeluk oleh nya?” kata shin hye dalam hati
“ya,, nam woohyun . bisakah kau lepaskan pelukanmu? Ini sekolah” kata jung suk
“mian , mian” woohyun melepas pelukan nya lalu kembali duduk
Sebuah pesan masuk ke handphone shin hye “apa nanti jadi ke toko buku?” pesan itu dari jung suk
“jadi” shin hye membalasnya sambil senyum-senyum sendiri
“boya? Kenapa dia senyum-senyum sendiri ? apa nyonya hyun ku sudah tidak waras?” kata woohyun
“siapa yang tidak waras?” Tanya ki soo
“kau” jawab woohyun singkat
“jahat , aku tidak akan memberitau mu informasi penting” ki soo membuang muka
“informasi penting? Apa itu?” kata woohyun
“tidak mau aku kasih tau” ki soo masih ngambek
“main games gratis?” tawaran woohyun
“okeh , jadi begini ..” ki soo menjelaskan semua nya ke woohyun . woohyun terkejut dan masih tidak percaya lalu woohyun melihat shin hye dan jung suk saling menatap , satu hal yang ada dilakukan woohyun . yaitu mencoba membuang semua pikiran buruk di kepala nya

-pulang sekolah tiba-
“woohyun-a , kau pulang sendiri ya . aku mau ke toko buku bersama jung suk” kata shin hye
“h’mm” woohyun hanya mengangguk
Mereka pergi bersama , woohyun mengikuti mereka dari belakang . hingga akhirnya sampai di toko buku . karna takut ketauan jadi woohyun tidak ikut masuk kedalam , dia menunggu shin hye dan jung suk keluar . dan mereka keluar
“kau mau minum kopi?” tawar jung suk
“sepertinya enak” jawab shin hye
“tunggu disini sebentar” jung suk membelikan kopi untuk shin hye dan shin hye menunggu jung suk
“aku juga ingin kopi lah” woohyun juga membeli kopi tapi berbeda toko dengan jung suk
“nah kopi nya” jung suk memberikan kopi nya
“gomawo” shin hye meminum kopi itu
“nah kau pakai jaket ku , kau pasti kedinginan” kata jung suk sambil memakaikan shin hye jaket nya
“gomawo”
“sudah berapa banyak gomawo yang kau sebutkan?” kata jung suk
“hahaha” mereka berdua tertawa
Shin hye melihat jung suk menggigil kedinginan , dan dia memberikan jaket nya kembali ke jung suk
“pakai jaket mu kembali”
“sini aku pakai ,” jung suk memakai jaket lalu memeluk shin hye
“sekarang kita berdua hangat” kata jung suk
“go..”
“jangan sebut gumawo , sudah banyak gomawo nya”
“..” shin hye hanya senyum-senyum mendengar ucapan jung suk barusan
-sementara itu woohyun-
“hangat nya,, oh iya apa mereka masih disana? Sebaiknya aku cepat” woohyun berlari sambil meminum kopi nya
Woohyun melihat mereka berdua , kejadian yang sama yang pernah dia lihat sebelumnya , hal yang sama juga yang dia rasakan , yaitu seperti ada yang hancur . dan woohyun merasakan itu sekarang
Woohyun pun pergi meninggalkan mereka berdua , dan duduk di sebuah bangku dipinggir jalan , ucapan ki soo masih terngiang ngiang dipikiran nya
“apa tadi hal yang dilakukan seorang sahabat atau sepasang kekasih?” woohyun menggenggam kopi nya dengan kuat
Dan jung suk serta shin hye berada tepat di depan woohyun , hanya dibatasi oleh sebuah jalanan
“woohyun-a..” kata shin hye
“apa kau kedinginan? Atau mau aku peluk?” kata woohyun
“woohyun-a”
“aku tau kau sudah bukan nyonya hyun ku lagi , kau park shin hye dan bukan nyonya hyun” woohyun mencoba menghampiri shin hye yang berada di sebrang jalan itu tapi di hentikan oleh sebuah truk , luka nya tidak terlalu parah tapi cukup untuk membuat shin hye khawatir
“mian-he woohyun-a” shin hye memeluk woohyun yang tak sadarkan diri itu
-dirumah sakit-
“woohyun-a” panggil shin hye
“dimana jung suk?” kata woohyun
“dia didepan”
“seperti nya sekarang nyonya hyun sudah menjadi nyonya lee” woohyun masih mencoba untuk tersenyum
“,,” shin hye sedih melihat senyum woohyun
“apa kau mencintai shin hye” woohyun bertanya ke jung suk yang baru masuk
“jujur , memang aku mencintainya” jawab jung suk
“dan kau?” Tanya woohyun ke shin hye
“aku mencin..” shin hye belum selesai bicara karna woohyun memotongnya
“bisakah kalian keluar? Aku lelah .. sangat lelah” woohyun memalingkan wajah nya lalu tetesan air mata itu terjatuh , air mata yang jarang sekali woohyun keluarkan . dan sekarang itu terjadi .
Shin hye dan jung suk keluar
-diluar rumah sakit-
“dia akan mengerti” jung suk memeluk shin hye
“..” shin hye memeluk jung suk

Tahun 2015
-disebuah panti-
“kau sedang apa? Disini dingin” sambil memberikan jaket ke shin hye
“gomawo”
“sudah kaja kita masuk” kata jung suk
“hmm”
“sekarang , aku menemukan cinta yang lain . cinta yang menggantikan cinta yang lama . tapi , cinta yang lama tidak pernah hilang ,, masih disini . di sisi hatiku yang lain” kata shin hye dalam hati
-dipantai jeju-
“kejadian itu, tidak akan pernah hilang . yaitu kau mengatakan saranghe ditempat ini , dijam ini dan di hari ini . ya mungkin kalimat itu sudah bukan untuk ku lagi sekarang” woohyun menatap ombak dengan semu .
Maka kemudian , langit senja berlalu dengan cepat . terlihat dikaki langit , awan senja bergerak perlahan , membiaskan cahaya muram yang samar . hari ini berbeda , karna senja hari ini . tanpa warna jingga
-end-
Author POV
Akhirnya jadi juga fanfiction yang sad ending , kasihan juga liat oppa namu sendirian *lebeh wkkw . alas an nya bikin fanfiction ini gara-gara abis dapet hadiah dari perpisahan smp , gua dapet buku . dan disitu ada tulisan “Maka kemudian , langit senja berlalu dengan cepat . terlihat dikaki langit , awan senja bergerak perlahan , membiaskan cahaya muram yang samar . hari ini berbeda , karna senja hari ini . tanpa warna jingga” . yang gua jadiin sebagai akhir cerita , dan jadilah .. thanks yang udah read ff ini . leave a coment !




Tidak ada komentar:

Posting Komentar