Sabtu, 20 Juni 2015

Idiots



Title : idiots
Genre : comedy , romance . sad
One shoot
Summary : “apa kau menyadarinya? Sesuatu berdegub kencang disini”  

mian kalo masih ada yang typo
cocok nya kalo sambil baca ff sekalian dengerin lagu :v klop aned wkwk
happy reading ! J

Cast :

Nam woohyun



Min ah girls day



Lee seung gi











Scene pertama



“menyendiri atau sendirian hanya dibatasi oleh dinding perbedaan yang sangat tipis”
Seperti biasa , aku duduk dilantai perpustakaan dengan sebuah buku diatas pangkuan ku . menyendiri atau bisa dibilang sendirian itu sudah biasa terjadi kepadaku ya mungkin karna latar belakang diriku yang membuat orang-orang disekitarku menjauh ,.
‘nam woohyun’ teriak seorang guru , seketika aku menutup telinga ku karna hal yang paling kubenci adalah kebisingan
“nam woohyun.’ Teriak guru itu yang semakin keras dan aku semakin takut
‘pak , jangan memanggilnya dengan seperti itu’ ucap guru kepribadian
‘kau ambil kertas hasil ulangan di mejaku’ kata guru matematika yang tadi berteriak
‘te.” Jawabku pelan
-dikantor-
Ketika aku mengambil kertas ulangan nya aku melihat seorang yeoja yang cantik , mungkin dia siswi baru disini . tapi mana mungkin yeoja secantik dia bisa suka dengan ku? Bahkan mungkin ketika dia melihatku dia akan menjauh

***

-dikelas-
Aku duduk di bangku paling pojok belakang , sendirian ya sendirian . mungkin aku akan bosan dengan kata itu .
Setelah membagikan kertas ulangan , guru itu seperti berbicara kepada seseorang diluar kelas dan member isyarat untuk masuk .
“dia adalah siswi baru disini , silahkan perkenalkan dirimu”
“nega , kim min ah-nimida” kata yeoja itu
“kau duduk di samping woohyun”
Aku terkejut karna dia masuk ke kelasku , yeoja yang tadi aku lihat di kantor . dia sekarang sedang berjalan ke arahku . entah rasanya seperti apa yang jelas kalau dibolehkan aku akan pergi keluar dan teriak sekencang kencangnya
“hay! Nega min ah-nimida , do duguya?” Tanya nya
“na..m woohyun” kataku gugup
“senang berkenalan denganmu” dia mengajak bersalaman
“oh.”
Bel istirahat pun berbunyi , suara nya tidak terlalu keras karna kelas ku jauh dengan tempat bel itu dibunyikan .
“kau mau ke kantin bersama?” seung gi yang tiba-tiba muncul
“aku pergi bersama woohyun’ min ah langsung menggandengkan tangan nya ke lengan ku itu pun menarik ku ke kantin dan seperti nya seung gi tidak menyukai nya

***

-dikantin-
“kau mau makan apa?” Tanya nya
‘hmm . burger?” kataku
“baiklah aku juga mau” kata min ah
“aku akan pesankan’ woohyun pergi untuk memesan makanan
‘kau siswi baru ya?’ Tanya seorang yeoja ke min ah
“hmm .. dugu?’ kata min ah
“aku yoon si , kim yoon si” kata nya
“na min ah”
“kau mau berteman dengannya?”
‘we? Dia baik dan juga sopan’ kata min ah
“dia itu mengidap penyakit keterbelakangan mental , bisa dibilang idiot”
“bisakah kau pergi? Kau mengucapkan kata-kata yang menghina temanku’ kata min ah
“mwo? Kau mengusirku?!”
“hmm , bisakah kau pergi sekarang?” kata min ah
‘anak baru ini mencari masalah denganku’ yoon si pergi meninggalkan min ah dengan buruk
‘min ah-a apa burger mu mau pakai saus pedas atau tomat?” aku bertanya
‘sau s tomat saja!” teriak min ah yang tidak terlalu keras jadi aku tidak merasa takut
‘saus tomat , ahjumma’ kata woohyun
‘nah burger mu dan juga burgerku’ aku memberikan burger nya
‘gomawo’ katanya
‘tapi kenapa kau mau berteman dengan ku?’
“apa kau tidak suka aku berteman dengan mu?’ kata min ah
“ah , any . bukan begitu maksudku ,, kau kan cantik . kenapa kau mau berteman dengan ku?’
‘kau lucu’ jawabnya singkat
Mendengar ucapan nya tadi , jantung ku ini rasanya mau meledak .. belum lagi pipi ku mungkin sekarang sudah memerah seperti saus di burger ku ini .

Scene kedua

“apa kau merasakannya? Sesuatu berdegub kencang disini .”
SKIP (pulang sekolah)
“woohyun-a!” panggil min ah
“hmm?” aku menghentikan langkah kaki ku
“apa kau mau aku antar pulang?” Tanya min ah dari dalam mobilnya
“apa boleh?” Tanya ku polos
“naiklah , akan ku kenalkan kau dengan nenek ku”
SKIP
***
Kita sampai dirumah min ah , nenek nya min ah sedang duduk sambil mengupas sebuah apel .
“halmeoni , aku pulang”
“dia siapa min ah-a?”
“dia woohyun , nam woohyun”
Aku pun member salam “annyeong halmeoni , nega woohyun nimida”
“kau sangat tampan” halmeoni itu ingin mencubit pipi ku tapi tangan yang satu nya masih memegang sebuah pisau , jadi aku takut dan berlindung dibelakang min ah.
“wegure woohyun-a?”
“pisau itu”
“kau takut pisau ya? Baiklah akan aku taruh” halmeoni menaruh pisaunya diatas meja
“nahh , tadi halmeoni mau memegang pipi ku kan? Sini” aku menarik tangan halmeoni dan menaruh nya di pipi ku
“hangat sekali”
“…” min ah tersenyum melihat itu
“kaja kita makan” ucap halmeoni
“kaja!” teriakku bersemangat
***
“gomawo woohyun-a”
“gomawo? Seharusnya aku yang bilang gomawo . gomawo untuk makanan tadi , makanan tadi itu . enakk sekali” kataku
“kau menyukai nya?’
“sangat ! halmeoni mu itu sangat pintar memasak “
 “gomawo karna kau sudah mengembalikan senyuman dirumah ku”
“apa jarang ada senyuman dirumah mu? Baiklah . aku akan datang setiap hari agar kau dan nenek mu tersenyum setiap hari!” jawabku polos
CHUP
Sebuah ciuman kecil mendarat di pipi ku , min ah menciumku?! . kenapa jantungku berdetak sangat cepat? Apa aku sakit jantung?
“gomawo” bisik min ah ditelingaku lalu dia berlari masuk ke dalam rumahnya
Aku masih terdiam ditempatku berdiri
“omma-ni , sepertinya aku sedang jatuh cinta” ucapku

Scene ketiga

“apa aku harus menjauh? Sepertinya iya”

Pagi ini aku berangkat kesekolah dengan perasaan yang aneh dan dengan kejadian kemarin yang terus menghantui pikiranku , entah apa yang terjadi padaku . yang jelas aku ingin terlihat tampan pagi ini .
“woohyun-a!” panggil min ah
“nde?”
“apa kau mau temani aku beli hadiah ?”
“tap..”
“gomawopta” min ah sudah pergi masuk kekelas
Aku tidak mungkin menyakiti perasaan min ah , aku akan mencoba nya . mencoba memasuki dunia luar . kenapa aku harus takut? Bukannya ada min ah disampingku?

***

Akhirnya aku sampai di toko , min ah masuk kedalam dan aku menunggu diluar toko ini . tapi , Aku benci suasana disini , disini berisik .. sangat berisik . terlebih lagi min ah tidak keluar-keluar dari dalam toko itu . aku duduk di pojok dinding toko itu sambil menutup telinga ku , keringat dingin mengalir deras dan juga tubuhku mulai gemetar .
Dan akhirnya min ah keluar dari toko itu .
“woohyun-a wegure?!” teriaknya panik
“..’ aku tidak menjawab , aku masih menutup telingaku
“cha , pakai ini” min ah menaruh headset di telingaku
“bagaimana? Apa masih berisik?” Tanya nya
“any,” aku merasa suara disini tidak terlalu keras
“kaja , kita makan ice cream!” lagi-lagi dia menarik tanganku
“gomawopta”
Kami duduk di bawah pohon , tempatku dulu membaca buku sendirian . kali ini berbeda , aku tidak sedang membaca buku dan juga aku tidak sedang sendirian
“jangan terlalu banyak makan ice cream , ini tidak sehat” ucapku polos
“iya tuan nam ,’ sambil tertawa . min ah mengatakan itu
Apa ini? Kenapa jantung ku berdegub dengan kencang? Sama seperti kemarin . tapi kenapa kali ini rasanya makin kencang . apa yang terjadi ?
“woohyun-a , kaja kita pulang”
“changkamman ..”
“wegure?” tanyanya
“aku ingin buang air kecil”
“haha , kau ini kenapa baru bilang . sudah sana , aku tunggu disini”
Aku pergi kekamar mandi , tapi saat aku pergi . seung gi dan teman-temannya menghampiri min ah .
“min ah-a , aku ingin mengatakan sesuatu” sambil mengatakan itu , seung gi member aba-aba kepada teman-teman nya untuk pergi
“mwo?” Tanya min ah

***

Saat aku keluar kamar mandi , teman-teman seung gi memegang tanganku dan mulai menghajar ku .
“ya! Kenapa kalian tiba-tiba memukul ku!” teriak ku
“diam kau ! dasar idiot!” teriak salah satu teman seung gi
Mendengar kata-kata itu , aku memukul nya . dia jatuh dan pingsan dengan satu pukulan ku dan yang lain? , Mereka lari menjauh
“apa itu sakit? Mian , mian . lagian kau yang salah! Kenapa kau mengucapkan kata-kata buruk? Itu tidak baik . kalau aku mengatakan itu , pasti aku sudah dihukum oleh omma ”
Aku pergi ketempat min ah dan meninggalkan nya sendirian tersungkur di tanah .
***
“apa yang kau suka dari woohyun!” teriak seung gi
“kenapa kau mencampuri urusanku dengan woohyun?!”
Tiba-tiba seung gi memeluk min ah , dia memeluk min ah didepan ku . apa ini? Kenapa rasanya sakit? Aku bahkan tidak mengerti . seung gi jauh lebih baik dari pada aku bukan? Apa yang bisa min ah dapat kalau dia terus bersamaku? Aku bahkan tidak berani menghampiri mereka berdua , yang aku lakukan sekarang adalah pergi menjauh , ya.. sejauh mungkin .
“mian seung gi-a” min ah melepaskan pelukannya dan pergi meninggalkan seung gi
***
“woohyun-a!”
Suara itu , aku kenal suara itu . aku menghentikan langkah kecilku dan berbalik .
“kenapa kau pergi? Bukankah kau belum menepati janjimu tentang senyuman setiap hari?”
“…” aku masih mencoba mencerna ucapan tadi , apa artinya?
Min ah berlari kearahku , dia berlari mendekat kearahku . dan memeluk ku sangat erat
“babo , apa kau tidak tau? Aku menyukai mu”
“…” aku masih diam
“seperti nya kau tidak menyukaiku ..” min ah melepas pelukannya , pelukan hangat tadi . kenapa dilepas?,  dia menjauh tapi aku memberanikan diriku untuk memeluknya , aku memeluknya dari belakang dan tidak tau kenapa aku mengucapkan kata ..
“nodu saranghanta”
Min ah berbalik dan memeluk ku . sebuah pelukan hangat yang belum pernah aku rasakan . aku bahagia , sangat bahagia .. karna selama ini , aku mengharapkan seorang yeoja yang mau menerimaku apa adanya . dan yeoja itu sekarang ada disini ,, didekatku .
-Fin-

Thanks for reading ! J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar